Macet di Jalur Demak-Jepara Masih Mengular, Kendaraan Besar Terjebak

JEPARA, Lingkarjateng.id Banjir di jalur pantura Demak berimbas kemacetan di Kabupaten Jepara tepatnya di jalur Nalumsari – Mayong – Kalinyamatan –  Welahan. Kemacetan pun didominasi kendaraan besar dan kendaraan pengangkut barang.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kabupaten Jepara, AKP Dionisius Yudi Christiano, menjelaskan bahwa sampai kamis, 21 Maret 2024 kepadatan lalu lintas di jalur Nalumsari – Mayong – Kalinyamatan –  Welahan masih belum terurai karena banjir di Desa Bermi, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak tak kunjung surut. Bahkan menurutnya volume air bertambah naik.

“Sepanjang jalan didominasi kendaraan sumbu tiga keatas, sehingga jalannya pelan,” jelasnya.

Volume kendaraan yang didominasi kendaraan besar menjadi salah satu faktor kemacetan semakin mengular.

Pihaknya mengimbau kepada para pengendara untuk ekstra hati-hati, karena banyak jalan berlubang tak terlihat akibat tergenang air.

“Tidak ada kendaraan yang mogok, meski macet berkepanjangan,” tambahnya.      

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Albert, menjelasnkan bahwa pada jam 10 pagi, arus lalu lintas mulai bergerak meski masih terjadi hambatan. Ia menyebutkan kendaraan yang melintas merupakan kendaraan roda enam yang bermuatan barang sehingga pelan lajunya.

“Genangan yang masih terjadi di Kecamatan Mijen dan jalan yang rusak menjadi penyebab lambatnya laju kendaraan, dan itu berimbas pada pergerakan kendaraan dibelakangnya,” terangnya.

Akibat kemacetan, Albert mengatakan para sopir kendaraan mulai kelelahan. Hal itu terjadi ketika arus lalu lintas mulai bergerak, sehingga ada space jalan yang kosong. Petugas pengatur lalu lintas yang bertugas di jalan pun turut membangunkan sopir yang tertidur karena kelelahan. (Lingkar Network | Muhammad Aminudin – Lingkarjateng.id)

Tags: banjirBerita JeparaInfo Seputar JeparaKemacetan lalu lintasMacet

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *