Ringankan Beban Orangtua, Pelindo dan JURK Milenial Tebus Ijazah Siswa Tidak Mampu

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) berkolaborasi dengan Jakarta Utara Rumah Kita Milenial (JURK Milenial) terkait program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bidang Pendidikan. 

Pada kesempatan itu, Pelindo dan JURK Milenial memfokuskan untuk penebusan ijazah untuk para siswa yang orang tuanya kesulitan menebus ijazah sekolahnya.

Perwakilan Pelindo Dimas Giri menyampaikan apa yang dilakukan adalah bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat khususnya masyarakat Jakarta Utara di sekitaran perusahaan. 

“Kami menganggap bahwa ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kita bersama untuk membantu meringankan beban untuk para orang tua siswa,” ucapnya, lewat keterangan, Selasa (13/2/2024).

Sehingga siswa dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya atau untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca juga: Pontjo Sutowo: Kemerosotan Demokrasi Indonesia di sekitar Pemilu 2024, 5 Seruan Aliansi Kebangsaan

Baca juga: Jelang Pencoblosan, TKN Prabowo-Gibran Ajak Ulama Ketuk Pintu Langit Memohon kepada Allah SWT

Hal ini sejalan dengan program TJSL bidang pendidikan kali ini yang bertemakan “Menyiapkan Regenerasi Menuju Indonesia Emas 2045”.

Sementara Ketua JURK Milenial Firmansyah Bahari mengatakan tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan tingginya angka kriminalitas. 

“Kami berupaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, karena banyak anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan namun terhalang ijazahnya ditahan karena belum melunasi tunggakan,” ucapnya.

Firmansyah menambahkan program yang dijalankan bersama Pelindo sangat membantu orang tua yang kesulitan akan biaya pendidikan.

“Allhamdulilah ada 144 ijazah yang kita distribusikan, saya berterimakasih kepada Pelindo karena sudah bersinergi dengan kami. Saya merasakan hal yang sangat positif dari hasil kegiatan ini,” tutur Firmansyah. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *