Umat Katolik Diingatkan Pilih Pemimpin Sesuai Kriteria Ini demi Keutuhan Indonesia

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTAKeuskupan Agung Jakarta mengingatkan agar Umat Katolik tidak salah dalam memilih pemimpin pada Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari 2024. 

Uskup Keuskupan Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo mengingatkan dalam Surat Gembala Prapaskah 2024, agar Umat Katolik menggunakan hak suaranya dengan memilih pemimpin yang tepat. 

“Saya berharap Umat Katolik dapat memilih calon-calon pemimpin baru yang memenuhi kriteria seperti yang disampaikan oleh para Uskup Konferensi Waligereja Indonesia,” ucap Suharyo, lewat keterangan tertulis, Minggu (11/2/2024). 

Pada kesempatan itu pihaknya berharap pemimpin-pemimpin yang akan dipilih adalah pribadi-pribadi yang sungguh bekerja untuk kesejahteraan bersama.

Sedikitnya ada delapan kriteria yang harus dimiliki oleh pemimpin pilihan Umat Katolik demi keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. 

Baca juga: Kerahkan Ribuan Personil, Bawaslu DKI Patroli Antisipasi Adanya Serangan Fajar Jelang Pencoblosan

“Yakni memegang teguh Pancasila dan UUD 1945, menghormati kebhinekaan, memiliki integritas, mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau golongan,” katanya. 

“Mempunyai keberpihakan kepada kaum kecil-lemah-miskin-tersingkir- difabel, memiliki rekam jejak yang terpuji, menjunjung tinggi martabat manusia dan menjaga keutuhan alam ciptaan,” sambung Suharyo. 

Pemilu 2024 yang digelar pada 14 Februari 2024 mendatang menjadi terasa sangat spesial lantaran juga bertepatan dengan Hari Rabu Abu menjelang Hari Raya Paskah. 

Semangat solidaritas dan subsidiaritas juga sudah seharusnya menjadi dasar dalam membangun Bangsa Indonesia agar tetap bersatu mengupayakan masyarakat adil, makmur, sejahtera dan damai dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, penegakan hukum dan hak-hak asasi manusia.

“Perbedaan pilihan hendaknya tidak memecah belah Umat Katolik khususnya dan Masyarakat Indonesia pada umumnya,” tutur Suharyo. 

Baca juga: Sosok Rosan Roeslani yang Kini Berseteru dengan Connie Bakrie, Masuk Daftar Orang Terkaya di RI

Cegah Politik Uang

Bawaslu DKI Jakarta menggelar patroli pengawasan untuk mencegah aktivitas politik uang di masa tenang sebelum hari pemungutan suara.

Ketua Bawaslu DKI Jakarta Munandar Nugraha mengatakan seluruh panitia pengawas Pemilu (panwaslu) di 44 kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) di 267 kelurahan melakukan patroli untuk mencegah terjadinya politik uang di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pemilu “Patroli Pengawasan Politik Uang Pemilu 2024” di Kantor Bawaslu DKI, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (11/2/2024).

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *