Kondisi Pasien Obesitas Mulai Membaik, RSUD Kabupaten Tangerang Batasi Pola Makan Engky

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG – Memasuki hari ketiga perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, kondisi pasien Obesitas dengan berat badan mencapai 200 kilogram (kg) mulai merasakan dampak signifikan. 

Saat ini, kondisi kesehatan pasien bernama Engky yang berusia 33 tahun itu mulai berangsur membaik.

Dokter Spesialis Ahli Gizi RSUD Kabupaten Tangerang, Dr. Elvi Manurung mengatakan, pihaknya membatasi pola makan terhadap Engky.

Hal itu dilakukan, untuk menjaga berat badan pasien agar tidak bertambah sehingga dapat mengurangi sesak nafas yang dialami oleh Engky.

Baca juga: Cegah Kematian di Kasus Obesitas Baru, Pj Gubernur Banten Minta RSUD Beri Penanganan Khusus

“Untuk pola makan terhadap pasien kami batasi, dengan memberikan makanan yang rendah kalori, untuk menjaga agar berat badan pasien tidak nambah,” ujar dr. Elvi Manurung kepada awak media, Rabu (10/1/2024).

“Karena memang pasien punya penyakit dalam juga, seperti jantung dan mengalami sesak nafas,” sambungnya.

Selain itu, tim dokter spesialis yang telah dibentuk khusus untuk menangani Engky juga memberikan obat-obatan untuk memastikan kondisi pasien kembali stabil.

“Pasien juga kami lakukan multidisiplin dan pemberian gizi seimbang serta obat-obatan yang cukup,” kata dia.

Sementara itu Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Tangerang, Mohamad Rifki mengatakan, obesitas yang dialami Engky membuat dirinya memiliki penyakit lymphedema atau pembengkakan tungkai di kakinya. 

Baca juga: Pria Obesitas Kembali Ditemukan di Tangerang, Namanya Engky, Puny Berat Badan 200 Kg

Oleh karena itu, pihak tim dokter yang telah dikerahkan juga terus melakukan pemeriksaan terhadap kakinya tersebut.

“Untuk keadaan penyakit lymphedema disebabkan oleh penyumbatan di pembuluh getah bening pada kaki kirinya itu masih dalam tahapan pemeriksaan tim dokter,” lanjutnya.

Upaya saat ini yang dilakukan oleh pihak tim dokter untuk mengurangi berat badan pasien sebagai mengurangi beban kakinya.

Menurutnya, pasien lymphedema dengan obesitas asal Kecamatan Solear tersebut dirawat sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Kami masih akan terus menangani dan memantau secara berkala kondisi pasien, mudah-mudahan dengan perawatan yang telah diberikan dapat membuat pasien semakin terus membaik kondisi kesehatannya,” terang Mohamad Rifki. (M28)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *